Cara Mencuci Baju Bayi agar Tetap Bagus dan Tahan Lama

Pixabay/emkanicepic

ReviewBunda – Kebersihan baju bayi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, Mums. Ini karena, kulit bayi masih cukup rentan dan sensitif.

Oleh karenanya, Mums perlu mencuci pakaian Si Kecil agar tetap terlihat bagus dan juga awet. Nah, berikut merupakan beberapa hal yang perlu Mums catat berkaitan dengan cara mencuci pakaian bayi:

Pisahkan Pakaian Orang Dewasa dengan Baju Bayi

Mums harus mengetahui, perlakuan antara baju dewasa dengan pakaian bayi berbeda. Umumnya, pakaian bayi dibuat dari bahan yang lembut ketimbang baju orang dewasa.

Selama Si Kecil berada di rumah, noda dan kotoran yang menempel pun tidak sebanyak orang dewasa. Namun, Mums tetap perlu waspada, karena kotoran bisa datang dari mana saja.

Apakah Baju Bayi Boleh Direndam? 

Apakah baju bayi boleh direndam? Hmm, pasti Mums ragu kan? Nyatanya mencuci baju bayi itu boleh aja direndam loh, Mums. Catat ini, ya.

Meskipun baju bayi itu boleh direndam, terdapat batasan waktu merendam baju bayi, yakni tidak lebih dari 30 menit.

Ini karena, deterjen pembersih, noda, dan kotoran yang menempel pada baju bayi, dapat merusak bahan pakaian apabila direndam terlalu lama. Jadi, jangan lupa perhatikan waktunya ya, Mums.

Baju bayi juga perlu direndam sebelum dikucek. Hal ini dapat meringankan tenaga Mums untuk menghilangkan noda pada pakaiannya.

Bahkan, Mums wajib tahu, kalau mencuci baju bayi pada mesin cuci nyatanya dapat membuat bahan baju bayi cepat rusak loh.

Alhasil, serat baju Si Kecil rusak dan tidak tahan lama. Hal ini dapat Mums siasati dengan mencuci baju Si Kecil secara manual dengan menguceknya perlahan.

Baca juga :   17 Rekomendasi Merk Frame Kacamata Populer dan Harganya

Namun, anjuran ini tidak mutlak, Mums masih bisa mencuci dengan mesin cuci jika pakaian Si Kecil terbuat dari bahan khusus.

Waktu Pencucian Pakaian Bayi yang Akan Lahir

Sebenarnya kapan seharusnya Mums mulai mencuci baju bayi yang akan lahir? Waktu pencucian baju bayi yang akan lahir sebenarnya dapat dilakukan tepat pada saat Mums baru saja membeli pakaian Si Kecil. Ini dilakukan karena dikhawatirkan pakaian yang baru saja dibeli membawa residu yang menempel di baju bayi.

Pencucian baju bayi sesaat setelah dibeli juga mampu mengurangi kemungkinan infeksi maupun iritasi pada kulit bayi.

Mums juga perlu tahu, jangan mengucek baju bayi dengan kasar agar bahan pakaian Si Kecil tetap bagus dan lebih tahan lama.

Selain itu, pengeringan sebaiknya dilakukan pada suhu 30-40 derajat celcius atau pada siang hari. Suhu panas yang cukup dapat membantu menghilangkan bakteri yang menempel pada baju bayi.

Ukuran baju bayi yang cenderung lebih kecil dan tipis dapat membuat Mums tidak perlu susah payah untuk mengeringkannya.

Baju bayi pun cukup diangin-anginkan atau bahkan dikeringkan di bawah sinar matahari dengan gantungan khusus. Cara ini efektif membuat baju bayi lebih tahan lama untuk digunakan dan tidak kucel.

Pixabay/TerriC
Pencucian baju bayi sesaat setelah dibeli juga mampu mengurangi kemungkinan infeksi maupun iritasi pada kulit bayi.

Hindari Produk Pembersih dengan Kandungan SLS

Rentannya kulit bayi menjadi alasan utama agar Mums mencatat poin penting ini, yakni kandungan pembersih baju. Sodium Lauryl Sulfate atau SLS merupakan bahan kimia yang sering terkandung di dalam bahan pembersih maupun perawatan tubuh.

Kandungan SLS mampu membuat kulit kering hingga iritasi. Apabila kandungan SLS digunakan sebagai pembersih untuk mencuci baju bayi, maka berisiko memicu iritasi.

Gunakan Deterjen yang Sesuai 

Sekarang Mums udah tau kan seberapa pentingnya perhatian Mums terhadap kebutuhan pakaian Si Kecil? Nah kini, terdapat banyak produk perawatan khusus bayi yang dapat digunakan, tapi coba lebih teliti yuk Mums. Usahakan agar Mums dapat memilih deterjen khusus bayi.

Baca juga :   Bolehkah Baju Bayi Disetrika? Ini Jawabannya

Deterjen yang bagus untuk mencuci baju bayi tentunya deterjen yang dapat membuat pakaian si Kecil tetap bagus, awet dan aman bagi kulit si Kecil yang cukup sensitif.

Rentannya kulit Si Kecil pada pakaian yang tidak bersih dapat memicu perkembangan bakteri dan jamur. Hal tersebut dapat menimbulkan infeksi penyakit kulit, seperti seperti jamur, iritasi, gatal, bisul (abses), panu, bahkan impetigo.

Sebab itu, pemilihan deterjen menjadi salah satu kesigapan Mums agar tetap melindungi pakaian Si Kecil tetap bagus dan tahan lama. Mencuci baju bayi harus ada deterjen khusus ya Mums. Karena itu, Momin merekomendasikan deterjen pencuci baju dengan formula anti bakteri  (antibacterial) dan anti jamur (antifungal).

Doodle-Baby Laudry Detergent merupakan deterjen cair khusus pembersih pakaian bayi yang dibuat dari bahan alami atau natural plant based. Formula anti redeposition agent-nya mampu membersihkan kotoran maupun noda agar tidak lagi menempel pada pakaian Si Kecil setelah dibilas.

Tidak hanya efektif membersihkan noda pada pakaian bayi, Doodle-Baby Laudry Detergent juga dilengkapi dengan formula antibacterial dan antifungal yang efektif mampu membunuh bakteri dan jamur yang biasanya menempel pada pakaian bayi.

Nah, gimana Mums? Sekarang udah nggak ragu kan untuk mencuci pakaian Si Kecil? Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan langsung cus dilakukan oleh Mums di rumah ya.

Untuk informasi pembelian produk Doodle-Baby Laudry Detergent, Mums bisa langsung kunjungi Official Shop Doodle Exclusive di berbagai platform e-commerce, seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, Blibli dan webshop www.doodle.co.id/shop

Baca juga :   9 Rekomendasi Topi Anak Lucu Cocok Untuk Traveling