Mums, Ini Cara Merawat Tubuh Setelah Melahirkan

merawat tubuh setelah melahirkan

 

Review Bunda – Proses kehamilan dapat membuat tubuh seorang wanita berubah dengan drastis. Setelah melahirkan, banyak juga hal yang berubah dari tubuh wanita. Oleh karena itu, merawat tubuh setelah melahirkan penting dilakukan agar badan tetap sehat dan nyaman.

Cara Merawat Tubuh Setelah Melahirkan

  • Merawat luka vagina

Buat Mums yang melahirkan secara normal, rasa sakit yang dirasakan pada vagian adalah hal yang normal. Ini kaena, bagian tersebut robek saat proses mengejan atau karena tindakan episiotomi.

Nah, kondisi ini biasanya juga diserta dengan pembengkakan pada vulva yang berlangsung selama 1-2 minggu. Kendati demikian, kekuatan otot perineum bisa pulih dalam waktu 6 minggu.

Dilansir dari Alodokter, untuk memulihkan dan merawat luka pada vagina, Mums dapat meakukan beberapa hal ini:

  1. Berendam di air hangat selama 5 menit
  2. Mengompres bagian yang terluka dengan air dingin selama 10 menit
  3. Membasuh vulva dengan air hangat, khususnya saat buang air kecil
  4. Jika Mums merasa tidak nyaman saat duduk, gunakan bantal yang empuk agar merasa lebih nyaman.
  • Merawat otot panggul

Mums, setelah melahirkan, otot dasar panggul akan merenggang. Akibatnya, tak jarang wanita yang baru saja melahirkan sulit mengendalikan keinginan untuk buang air kecil. Namun, kondisi ini bisa pulih sendiri dalam beberapa minggu setelah melahirkan.

Nah, untuk mempercepat proses pemulihannya, Mums dapat melakukan senam kegel, menerapkan pola makan yang sehat, menurunkan berat badan secara bertahap, dan mengatur waktu kapan harus ke toilet.

  • Meredakan nyeri payudara

Setelah melahirkan, produksi ASI akan meningkat. Hal ini menimbulkan nyeri pada payudara. Tak hanya itu, banyak pula wanita yang mengeluhkan payudaranya bengkak setelah melahirkan.

Baca juga :   Tips Mengatasi Pilek Pada Bayi

Kondisi ini normal dan biasanya akan mereda saat bayi sudah mulai menyusu. Karenanya, jika Mums ingin meredakan rasa nyeri pada payudara, lakukan langkah berikut ini:

  1. Susui bayi tepat waktu
  2. Kompres payudara dengan air hangat atau air dingin
  3. Menjaga payudara agar tetap bersih dan kering
  4. Menggunakan bantalan bra khusus untuk menyerap ASI yang bocor
  • Merawat saluran cerna

Wasir umumnya ditandai dengan adanya benjolan di luar anus. Beberapa gejala lain seperti gatal dan nyeri pada anus, pembengkakan di sekitar anus, dan mengalami pendarahan saa buang air besar.

Apabila Mums mengalami wasir setelah melahirkan, maka ada beberapa langkah perawatan yang bisa Mums lakukan, antara lain:

  1. Mandi atau berendam di air hangat
  2. Mengonsumsi makanan sehat dan kaya serat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian
  3. Memperbanyak konsumsi air ptih
  4. Menghindari menahan buang air besar
  5. Melakukan latihan senam kegel

merawat tubuh setelah melahirkan

  • Berolahraga

Perawatan lainnya yang perlu Mums lakukan adalah berolahraga untuk menurunkan bobot tubuh. Kendati demikian, Mums tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan yang menanngani, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga.

Selain itu, aktivitas olahraga yang dilakukan tidak boleh terlalu berat. Untuk awalannya, Mums bisa berjalan-jalan santai di sekitar rumah. Seiring berjalannya waktu, Mums mungkin sudah diperbolehkan untuk melakukan aktivitas yang lebih berat.

  • Memerhatikan nutrisi

Menjadi ibu baru munkin hal yang belum pernah dirasakan, kebanyakan wanita setelah melahirkan akan fokus pada bayinya dan kurang merawat diri sendiri. Namun, pada waktu-waktu setelah melahirkan, Mums tetap harus memerhatikan diri sendiri dengan cara menjaga asupan nutrisi.

Mums bisa menerapkan pola diet sehat untuk mengembalikan berat badan seperti semula. Jangan lupa juga untuk makan ketika merasa lapar.

Baca juga :   9 Rekomendasi Lip Serum Terbaik

Oleh karenanya, penting bagi Mums untuk merencanakan porsi makan yang sehat. Pastikan makanan yang dikonsumsi memiliki nutrisi tinggi seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan tinggi serat. Selain untuk menjaga agar tubuh Mums lebih sehat, pola diet ini juga dapat membantu asupan ASI kepada bayi tetap terjaga.